Selain terdapat gunung ciremai dan gunung gede pangrango, di jawa barat tepatnya di garut ada gunung guntur yang sering menjadi tempat para pendaki untuk menyalurkan hobinya dalam perjalanan mendaki gunung. Tidak seperti gunung jawa barat yang lainnya, gunung guntur garut ini termasuk kawasan hutan yang gersang. Dimana ketika melakukan pendakian, kita akan melewati banyak jalur tanpa teduh pepohonan. Gunung ini juga mempunyai beberapa dataran yang menyerupai puncak, beberapa pendaki sering mengatakan bahwa gunung guntur ini memiliki tujuh puncak, karena memang sedikitnya apabila di hitung, kita akan melewati 7 dataran yang menyerupai puncak.

Gunung Guntur Jawa Barat



Gunung Guntur
Letak: Garut Jawa Barat
Ketinggian: 2249mdpl

Akses yang bisa membawa anda menuju jalur puncak gunung guntur ini bisa melalui pemandian cipanas garut, tepatnya di desa sirnajaya kecamatan tarogong kabupaten garut. Dari pemandian cipanas garut, gunung guntur ini sudah terlihat. Tepat dikaki gunung guntur terdapat curug citiis, tempat ini sering dijadikan camp pertama para pendaki dan sering juga digunakan untuk tempat wisata.

Pendakian Gunung Guntur Jawa Barat

Puncak gunung guntur 
Setelah melakukan pendakian gunung cikuray lalu, saya tertarik untuk mencoba jalur gunung guntur yang katanya gersang itu, lalu pada tgl 17 september 2010 akhirnya saya bisa berangkat kesana. Dari tasikmalaya menggunakan transfortasi umum, lalu turun di pasar singaprna. Melanjutkan perjalanan dengan menaiki bus jurusan bandung, lalu turun di pertigaan pemandian cipanas garut. Dari sana berjalan kaki, melewati pemandian cipanas lalu memasuki kawasan pertambangan batu dan tanah.

Kira-kira 1-2 jam berjalan, akhirnya sampai di curug citiis. Kebetulan hujan dan hari sudah gelap, saya putuskan untuk memilih camp pertama dan langsung mendirikan tenda tepat di samping curug. Hujab turun cukup besar, hinga sulit membedakan mana suara curug dan hujan. Saya memasak di dalam tenda, dan setelah itu tidur untuk menyimpan tenaga, agar lebih siap untuk melakukan pendakian besok.

18 September 2010. Setelah berjemur pakaian yang basah dan menghangatkan badan, jam 08.00 berangkat menuju puncak. Cuaca cerah, saya terus berjalan mengikuti jalur yang sudah ada. Baru setengah jam berjalan, melewati padang ilalang yang kering, tumbuh beberapa pohon cemara.

Panas mulai menjadi kendala untuk berjalan di jalur yang menanjak. Lalu akhirnya setelah melewati perjalanan yang cukup melelahkan, pada jam 13.00 WIB sampai di puncak tertinggi gunung guntur. Terdapat beberapa tanda titik tertinggi, tanda tersebut berbentuk tringulasi tembok dan tulisan puncak gunung guntur 2249. Pada jam 14.00 WIB langsung turun dan sampai di pertigaan cipanas jam 16.00 WIB.