Pendakian Gunung Ciremai Jalur Palutungan Jawa Barat

Gunung ciremai adalah gunung tertinggi di jawa barat, termasuk kedalam gunung berapi dan memiliki kawah ganda. Saat ini, gunung ciremai sudah termasuk ke dalam kawasan taman nasional gunung ciremai (TNGC) dan masih banyak diminati oleh para pendaki di tanah air untuk mencapai puncaknya. Gunung ciremai jalur palutungan jawa barat adalah salah satu jalur yang bisa ditempuh untuk mencapai puncak, selain jalur apuy dari majalengka dan linggarjati dari cirebon. Diantara jalur lainnya, palutungan sering dipilih karena medan tidak terlalu terjal, lebih teduh dan akses kendaraan lebih mudah.

Gunung Ciremai
Ketinggian: 3078mdpl
Terletak di provinsi jawa barat: dan termasuk wilayah Kabupaten cirebon,
Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka

Untuk kendaraan/transfortasi menuju gunung ciremai, dari tasikmalaya naik bus jurusan cirebon. Turun di pertigaan pelutungan, dan naik angkot menuju basecamp. Saya mendaki gunung ciremai naik lewat jalur palutungan dan turun lewat jalur linggarjati, agar bisa merasakan perbedaan kedua jalur tersebut.

Pendakian Gunung Ciremai Jalur Palutungan Jawa Barat

Jum'at 25 September 2009
jam 16.00 WIB dari rancabango, naik bus jurusan cirebonan, sampai di pertigaan palutungan jam 19.00 WIB dan langsung naik angkot menuju pos pendaftaran pendaki. Kami tidur di basecamp, beristirahat dan berencana melanjutkan pendakian esok hari.

Sabtu 26 September 2009
Kami sarapan mengisi perut pagi sekali, dan berangkat jam 08.00 WIB. Membawa air di mesjid samping basecamp, karena pada saat itu kemarau dan kami takut kalau di cigowong tidak ada air. 5 liter air pada masing-masing ransel di masukan dan di bawa sampai cigowong. Dan ternyata air tidak surut bos! air sangat deras dan membuat kami beristirahat serta menelan ludah berat memikul beban ransel. 30 menit istirahat, lalu melanjutkan perjalanan melewati pos kuta, pguyangan badak, arban, tanjakan asoy, pasanggrahan, sanghiang rapoh dan tiba di gowa walet jam 19.00 WIB. Tenda kembali didirikan, istirahat dan memilih melanjutkan perjalanan ke puncak keesokan harinya.

Minggu 27 September 2009
Pagi sekali setelah memasak dan mengisi perut dengan makanan, kami segera packing dan langsung berangkat ke arah puncak. Tidab di puncak jam 06.00 WIB, cuaca cerah dan pemandangan sangat sempurna. Indah bukan kepalang dihadapan kami kawah gunung ciremai, awan-awan, dan terlihat matahari terbit dari sela gunung-gunung yang tinggi menjulang. Kami beristirahat 2 jam di puncak, dan langsung melanjutkan perjalanan ke jalur linggarjati. Melewati pos: pangasinan, sanggabuana, batu lingga, bapa tere, tanjakan sareni dan pangalap. Sampai sini stock air habis, kami semua kehausan berjalan turun dengan cepat melewati pos: kuburan kuda, kondang anis, leuweung datar dan cibunar. Kami beristirahat di cibunar, di warung dan melepas dahaga dengan membeli beberapa minuman. Lalu berangkat pulang, menginformasikan terlebih dahulu kepulangan kami ke petugas di pos pendakian linggarjati. Kami menaiki mobil yang kami sewa, sampai di linggarjati kota tepat di jalan dimana bus yang akan membawa kami pulang lewat. Sampai ke tasikmalaya jam 22.00 WIB.

Dokumentasi Pendakian Gunung Ciremai 
Pos Pendakian Gunung Ciremai, Palutungan Jawa Barat
Puncak Gunung Ciremai

Catatan Pendakian Gunung Ciremai Jalur Palutungan

Rasanya senang sekali bisa kembali aktif di kegiatan pendakian gunung, jiwa yang merasa jenuh dengan rutinitas kota mulai meraskan kembali panggilan alam. Kerinduan kepada sahabat, gunung dan dinamika pendakian gunung terobati dengan berangkat bersama para sahabat untuk mendaki gunung ciremai. Kami bertemu dengan keindahan alam dan merasakan dahsyatnya ciptaan tuhan. Kami menghadapi masa sulit, banyak berdo'a dan tersadarkan diri untuk menjadi orang yang selalu bersyukur, mendapatkan kesempatan untuk melihat ciptaan tuhan di gunung ciremai.

Kutipan Pendakian Gunung Ciremai Jalur Palutungan

Jangan Ambil Sesuatu Kecuali Gambar
Jangan Buru Sesuatu Kecuali Waktu
Jangan Tinggalkan Sesuatu Kecuali Jejak

Berpetualanglah kalian dimuka bumi lalu lihatlah bagaimana Allah Subhanahuata'ala memuali penciptaanya, lalu mengembalikan seperti semula pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah Subhanahuata'ala maha mampu berbuat apapun (QS:Al Ankabut: 20)